Pages

Total Tayangan Halaman

Translate

Rabu, 13 Maret 2013

Materi IPS Kelas XI Bab 8 untuk SMK/MAK


Prinsip Dan Motif Ekonomi
A.   Prinsip Ekonomi
1.       Pengertian prinsip ekonomi
Prinsip ekonomi dapat diartikan sebagai dengan tindakan untuk mendapatkan hasil yang maksimum dengan pemanfaatan biaya tertentu.
2.       Politik Ekonomi
Politik ekonomi adalah kebijakan yang dijalankan untuk memperbaiki keburukan ekonomi yang sedang berlangsung. Contoh, untuk memperbaiki inflasi maka pemerintah atau pemegang otoritas moneter dalam hal ini Bank Indonesia akan melaksanakan politik ekonomi yang disebut politik moneter.
B.    Motif Ekonomi
1.       Pengertian motif ekonomi
Motif ekonomi adalah dorongan untuk melakukan tindakan ekonomi dalam rangka mencapai kemakmuran. Misalnya memproduksi suatu barang atau menjalankan sebuah perusahaan.
a.       Motif ekonomi individu
-          Motif memenuhi kebutuhan
-          Motif membantu sesama
-          Motif mencari penghargaan
-          Motif mencari kekuasaan
-          Motif mencari laba (keuntungan)
b.      Motif ekonomi perusahaan
-          Motif mencari laba (keuntungan)
-          Motif memproduksi dengan harga seminimal mungkin
-          Motif menjaga kontinuitas perusahaan

Minggu, 10 Maret 2013

Materi IPS Kelas IX SMK/MAK Bab 7


Kegiatan Ekonomi Dan Pelakunya 







A.      Kegiatan Ekonomi
Adalah kegiatan yg dilakukan dalam bidang ekonomi , secara umum kegiatan ekonomi meliputi produksi, distribusi, dan konsumsi.

1.       Produksi
Produksi adalah kegiatan untuk menambah kegunaan suatu suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Produksi ada 2 macam yakni produksi barang dan produksi jasa.
·         Tujuan kegiatan produksi
-          Bagi produsen, tujuan produksi adalah untuk meningkatkan keuntungan serta menjaga kesinambungan kehidupan perusahaan.
-          Bagi konsumen, tujuan produksi adalah untuk menyediakan berbagai benda pemuas kebutuhan.
2.       Distribusi
Distribusi adalah penyaluran atau penyampaian barang-barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen.
·         Tujuan kegiatan distribusi
Adalah untuk menyampaikan barang dan jasa dari tempat produsen ke tempat konsumen atau pemakai.
·         Fungsi kegiatan distribusi
a.       Memperlancar arus penyaluran barang dan jasa kepada pengguna-pengguna dapat berupa produsen yg menggunakan bahan dasar maupun pengguna akhir.
b.      Menyampaikan barang dan jasa dari produsen sampai ke tangan pengguna (konsumen).
·         Saluran distribusi
Karena perbedaan saluran, keadaan, dan karakteristik yg berbeda maka saluran distribusi fisik dapat dibedakan atas saluran barang-barang konsumsi, barang-barang hasil industri, dan barang hasil pertanian.
(i)        Saluran barang konsumsi
- Distribusi langsung
- Distribusi tidak langsung
(ii)    Saluran distribusi hasil industri
         Secara umum, penyaluran barang hasil industri menggunakan 4 saluran yaitu:
·            Produsen – agen – distributor hasil industri – pemakai hasil industri
·            Produsen – agen – pemakai hasil industri
·            Produsen – distributor hasil industri – pemakai hasil industri
·            Produsen – pemakai hasil industri
(iii)     Saluran distribusi hasil pertanian
Secara umum, saluran distribusi hasil pertanian secara kecil-kecilan adalah:
·         Petani – langsung ke pemakai
·         Petani – tengkulak – ke pemakai
·         Petani – tengkulak – grosir – pedagang kecil – ke pemakai
·         Petani – pasar swalayan – ke pemakai
3.       Konsumsi
Konsumsi adalah tindakan menghabiskan atau mengurangi secara berangsur-angsur nilai guna (manfaat) suatu barang atau jasa untuk guna memenuhi kebutuhan.
·         Tujuan kegiatan konsumsi
Adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup.
B.      Pelaku Ekonomi
1.       Pelaku ekonomi
Dalam ilmu ekonomi, pelaku ekonomi terdiri dari rumah tangga keluarga, rumah tangga produsen, pemerintah, dan masyarakat luar negeri.
a.         Rumah tangga keluarga
Ada dua peran yang diamainkan oleh rumah tangga keluarga dalam kegiatan ekonomi yaitu sebagai konsumen, yang kedua adalah sebagai penyedia jasa faktor produksi. Faktor produksi yang dimaksudkan berupa tenaga kerja, tanah, maupun modal. Dari faktor-faktor produksi tersebut rumah tangga keluarga mendapat penghasilan untuk membeli barang dan jasa sebagai pemuas kebutuhan.
b.        Rumah tangga produsen
Rumah tangga produsen atau sering disebut perusahaan, merupakan kesatuan yuridis dan ekonomis dari faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari laba atau memberi pelayanan kepada masyarakat. Perusahaan dapat dibedakan menjadi 2 berdasarkan kepemilikannya yakni perusahaan milik negara dan perusahaan milik swasta.
·         Perusahaan milik negara umumnya menekannkan layanan kepada masyarakat tanpa bertujuan mencari laba.
Kedua perusahaan ini berbentuk persero hampir sebagian besar bertujuan mencari laba (keuntungan).
c.         Pemerintah
Pasal 33 ayat 2 UUD 1945 tertulis “Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan mengenai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.” Selanjutnya pasal 33 ayat 3 UUD 1945 disebutkan bahwa “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.” Atas dasar pasal 33 ayat 2 dan 3 tersebut, pemerintah harus bertindak sebagai pelaku ekonomi. Atas dasar pasal tersebut pemerintah mendirikan berbagai BUMN, misalnya pertamina. Selain itu pemerintah juga melakukan kegiatan konsums, tugas yang tak kalah penting adalah melakukan distribusi pendapatan agar tidak timbul jurang pemisah yang terlalu lebar antara si kaya dan si miskin yaitu dengan melakukan sistem perpajakan.
d.        Masyarakat luar negeri
Masyarakat luar negeri juga merupakan pelaku ekonomi yang harus diperhitungkan. Tanpa melakukan hubungan dengan masyarakat luar negeri, keadaan ekonomi akan semakin buruk.
-            Keuntungan-keuntungan yang diperoleh melalui kerja sama dengan masyarakat luar negeri:
1.       Pemerintah dapat memperoleh pinjaman untuk membiayai pembangunan.
2.       Hasil bumi dan hasil kerajinan Indonesia dapat diekspor ke luar negeri.
3.       Memungkinkan pengiriman tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri.
4.       Memungkinkan dilakukannya alih teknologi maju dari masyarakat luar negeri yang sangat bermanfaat bagi negara kita yang sedang membangun.
5.       Memungkinkan negara kita untuk melakukan impor berbagai barang kebutuhan konsumsi dan barang-barang modal untuk menunjang pembangunan.
2.       Interaksi antarpelaku ekonomi
Dalam melakukan kegiatan ekonomi, keempat pelaku ekonomi yang telah kita bicarakan tadi saling berinteraksi satu sama lain sesuai dengan ragam transaksi yang dilakukan. Rumah tangga keluarga membali barang-barang konsumsi dari rumah tangga produsen. Sebaliknya, rumah tangga produsen membeli faktor-faktor produksi dari rumah tangga keluarga. Perusahaan membayar pajak kepada pemerintah dan sebaliknya pemerintah membangun berbagai sarana prasarana umum yang kesemuanya untuk kepentingan rumah tangga keluarga dan produsen. Rumah tangga keluarga, produsen, dan pemerintah mengekspor barang ke luar negeri. Sebaliknya, dari masyarakat luar negeri kita juga mengimpor barang.


  

 

Blogger news

Blogroll

About

Semoga materi yang terkandung dapat bermanfaat bagi pembaca